MPK

PROFIL MPK SMPN 2 PARUNGKUDA : 

KETUA                        : 

WAKIL KETUA      :

ANGGOTA                 : 1. 

                                            2.

LOGO : 

 

 

AD/ART : 

KATA PENGANTAR

 

 

 

Assalamualaikum. Wr. Wb.

 

Allhamdulilah penyusun ucapkan kepada Allah SWT  atas terselesaikan nya Pedoman Kerja Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) SMP Negeri 2 Parungkuda ini. Dan beberapa ucapan terimakasih penyusun sampaikan kepada seluruh pihak yang membantu perancangan Pedoman Kerja MPK SMPN 2 Parungkuda sehingga dapat tersaji seperti sekarang ini.

Tak terlepas dari segala rintangan dan cobaan yang penyusun hadapi sehingga dapat menimbulkan ketidak sempurnaan yang yang menjadi ciri khas manusia miliki dalam segala bidang untuk menghasilkan sebuah karya. Dan oleh sebab itu penyusun meminta maaf atas segala kelemahan dan kekurangan dalam pembuatan Pedoman Kerja MPK SMP Negeri 2 Parungkuda.

Harapan merupakan suatu hal yang dimiliki oleh setiap manusia begitupun penyusun yang berharap dengan adanya Pedoman Kerja MPK SMP Negeri 2 Parungkuda ini dapat bermanfaat dan dapat digunakan sebagai acuan oleh MPK khususnya dan oleh pihak-pihak tertentu.

 

 

 

 

Parungkuda, Oktober 2011

Pembina OSIS SMPN 2 Parungkuda

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MAJELIS PERMUSYAWARATAN KELAS (MPK)

SMP NEGERI 2 PARUNGKUDA

PEDOMANN KERJA MPK

Pasal 1

Ketentuan umum

 

Pedoman Kerja Majelis Permusyawaratan Kelas SMP Negeri 2 Parungkuda,selanjutnya disebut Pedoman MPK SMP Negeri 2 Parungkuda adalah aturan teknis tentang kinerja MPK dalam melaksanakan tugas,hak dan kewajibannya.

 

 

Pasal 2

Maksud dan tujuan

 

Pedoman MPK memiliki maksud dan tujuan sebagai acuan pokok kinerja teknis MPK SMP Negeri 2 Parungkuda

 

Pasal 3

Tugas pokok MPK

 

  1. Melaksananakan sidang umum MPK
  2. Menetapkan dan mengesahkan program kinerja OSIS
  3. Memantau kineja osis secara berkesinambungan
  4. Menjadi mitra OSIS dalam melaksanakan proyek-proyek kesiswaan
  5. Melaksanakan rapat monitoring dan evaluasi program osis.
  6. Menjadi mitra sekolah dalam menjembatani saran,masukan,usul,kritik,dari siswa terhadap KBM/ persekolahan
  7. Mengadakan rapat bulanan dgn pimpinan sekolah
  8. Ketua MPK ex Officio menjadi anggota komite sekolah untuk siswa

 

 

 

 

 

 

 

Pasal 4

Perangkat organisasi MPK

 

Perangkat organisasi MPK terdiri dari :

 

1.      Sidang umum Majelis Permusyawaratan Kelas

2.      Majelis Pembingbing MPK

3.      Pengurus MPK

 

Pasal 5

Sidang umum Majaelis Permusyawaratan Kelas

 

Sidang umum Majelis Permusyawaratan Kelas merupakan perangkat organisasi tertinggi yang bertujuan untuk mengambil keputusan tentang majelis permusyawaratan kelas

 

 

Pasal 6

Kewenangan Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Kelas

 

Kewenangan sidang MPK yaitu memilih dan menetapkan anggota MPK yang baru,meninjau dan atau menetapkan serta mengesyahkan pedoman kinerja .

 

 

Pasal 7

Majelis Pembingbing MPK

 

Majelis pembingbing MPK terdiri dari :

 

  1. Kepala sekolah
  2. Wakasek kesiswaan
  3. Wakasek kurikulum
  4. Guru yang ditunjuk kepala sekolah sebagai pembingbing khusus MPK

 

 

 

 

 

 

 

 

Pasal 8

Pengurus MPK

 

  1. Pengurus MPK SMP Negeri 2 Parungkuda pada saat dikukuhkan tercatat sebagai siswa kelas VII dan VIII.
  2. Syarat menjadi pengurus :

 

  1. Berkeinginan Menjadi pengurus MPK
  2. Telah mengikuti pelatihan kepemimpinan
  3. Merupakan wakil delegasi-delegasi kelas yang karena kemampuannya secara fisik,mental dan intelektualitas dianggap mampu mengurusi MPK
  4. Merupakan wakil kelas.
  5. Memiliki jiwa berakhlakul karimah.

 

  1. Pengurus MPK di usulkan oleh kelas dan dipilih melalui Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)
  2. Pengurus MPK disyahkan oleh Kepala Sekolah, wakasek kesiswaan,Ketua MPK
  3. Pengurus MPK Bisa diberhentikan atau reshuffle apabila terdapat kinerja yang kurang baik,menyalahi pedoman kerja / AD/ART MPK dan juga tata tertib sekolah.
  4. Evaluasi kinerja pengurus dilaksanakan setelah satu semester kepengurusan.
  5. Pergantian pengurus dilaksanankan satu tahun sekali(sampai masa jabatan habis)
  6. Pengurus MPK pada saat pengangkatan kelas VII, dapat Dipilih kembali pada saat kelas VIII.

 

 

Pasal 9

Masa kerja

MPK memiliki masa kerja satu tahun periode kepengurusan sejak awal disyahkan dan di ambil sumpahnya oleh Kepala Sekolah.

 

 

 

Pasal 10

Struktur Organisasi Kerja

Dalam melaksanaka tugasnya, MPK memiliki struktur organisasi kerja,yaitu:

  1. Ketua MPK,bertugas untuk:
    1. Bertanggung Jawab langsung Kepada Bidang kesiswaan Atas program kerja MPK.
    2. Memonitoring kerja-kerja teknis Osis dan MPK.
    3. Mengesyahkan dan menetapkan calon pengurus Osis.

 

  1. Sekretaris MPK,bertugas untuk:
    1. Bertanggung Jawab langsung kepada ketua MPK.
    2. Memantau dan melaksanakan Kerja-kerja teknis administrasi MPK.

 

  1. Bendahara MPK,bertugas untuk:
    1. Bertanggung jawab langsung kepada ketua MPK.
    2. Memantau dan melaksanankan kerja-kerja teknis Pembiyayaan MPK.

 

  1. Komisi bidang kerja,bertugas untuk:
    1. Bertanggung jawab kepada ketua MPK
    2. Memantau kinerja Osis dan DK sesuai komisi

 

 

Pasal 11

Komisi Bidang Kerja

 

Komisi-Komisi MPK,terdiri dari:

 

  1. Komisi “A” Bidang AD/ART,bertugas untuk:
    1. Mengesahkan program kerja OSIS
    2. Merancang perundang-undangan untuk menjadi pedoman bagi Osis.
    3. Mengkoordinir dan Mengawasi kinerja Osis.
    4. Berkonsultasi kepada pihak kesiswaan yang terdiri dari wakasek kesiswaan,kepala sekolah,ataupun guru yang di tunjuk kepala sekolah sebagai pembingbing MPK.
    5. Membuat AD/ART MPK selama masa jabatanya.

 

  1. Komisi “B” Bidang GBHO(Garis Besar Haluan Organisasi),bertugas untuk:
    1. Memberi arahan kepada osis dan DK selama pengabdiannya Di MPK SMP Negeri 2 Parungkuda
    2. Memberikan materi sidang sebagai pedoman bagi pengurus MPK SMP Negeri 2 Parungkuda
    3. Memberikan “SP 1” (Surat Pernyataan ke-1)

 

 

  1. Komisi”C” Tata Tertib,bertugas untuk:
    1. Menilai pertanggung jawaban Osis
    2. Menetapkan dan menetapkan program kerja Osis
    3. Memilih dan menetapkan pengurus Osis Periode baru
    4. Menindaklanjuti Osis dan DK yang bermasalah dan berhak memberikan “SP 2” (Surat Pernyataan ke-2)

 

  1. Komisi “D” Humas (Hubungan Masyarakat),bertugas untuk:
    1. Menyampaikan teguran ataupun saran dari ketua MPK kepada Osis tertulis maupun tidak tertulis
    2. Memberitahukan Jika ada rapat MPK kepada Osis dan anggota MPK (jika rapat melibatkan Osis).
    3. Memberitahukan kepada setiap kelas dan mengumpulkan aspirasi dari siswa kpd Komisi-komisi MPK.

 

  1. Komisi “E” Pratinjau  bertugas untuk:
    1. Meninjau kinerja osis di lapangan
    2. Membuat surat laporan kinerja osis pra kegiatan dan paska kegiatan

 

 

 

Pasal 12

Musyawah MPK

Musyawarah MPK adalah institusi pengambilan keputusan dan evaluasi serta pelaksanaan proker MPK. (rapat bisa dihadiri pihak OSIS)

 

 

 

Pasal 13

Jenis – jenis Musyawarah

Musyawarah MPK,terdiri dari:

 

  1. Musyawarah kerja
  2. Musyawarah Pimpinan
  3. Musayawarah Mingguan
  4. Musyawarah Komisi
  5. Musyawarah Terpadu
  6. Musyawarah Luar Biasa

 

 

Pasal 14

Musyawarah Kerja

Musyawarah kerjas MPK adalah institusi pengambilan keputusan untuk menetapkan rancangan program kerja MPK selama stu periode kepengurusan.

 

Pasal 15

Musyawarah Pimpinan

Musyawarah Pimpinan MPK adalah musyawarah yang dihadiri oleh Ketua,wakil ketua,sekretaris,bendahara dan ketua komisi MPK guna untuk institusi penagmbilan keputusan strategis tingkat pimpinan.

 

Pasal 16

Musyawarah Mingguan

Musyawarah Mingguan MPK adalah musyawarah yang dihadiri oleh seluruh anggota MPK berfungsi sebagai institusi pengambilan keputusan terhadap jalannya program kerja MPK yang sedang berjalan.

 

 

Pasal 17

Musyawarah Komisi

Musyawarah Komisi adalah musyawarah yang dihadiri seluruh pengurus MPK beserta komisinya guna untuk sarana dengar pendapat terhadap satu program yang akan dan telah di laksanakan oleh Sekbid – Sekbid OSIS.

 

Pasal 18

Musyawarah terpadu

Musyawarah Terpadu adalah musyawarah yang dihadiri seluruh pengurus MPK dan Pihak sekolah sebagai sarana dengar pendapat dari siswa terhadap sekolah

 

Pasal 19

Musyawarah Luar Biasa

Musyawarah Luar biasa adalah musyawarah yang dilaksanakan dalam keadaan yang tertentu apabila terjadi suatu hal yang mendesak.

Pasal 20

Syarat sah Musyawarah

Musyawarah dianggap sah apabila musyawah dihadiri oleh 2/3 anggota musyawarah

 

Pasal 21

Pengesahan Pengurus MPK

Pengesahan pengurus MPK di serahkan kpd komisi C selaku tugasnya

Dan sudah diambil janjinya

 

Pasal 22

Janji Pengurus MPK

Sebelum memangku jabata sebagai pengurus MPK, calon pengurus wajib/diharuskan mengucapkan janji dengan singgugh-sungguh dgn tuntutan Kepala sekolah Selaku Ketua Majelis Pembimbing di hadapan sidang khusus MPK.

 

 

 

Isi dari Janji dan tekad sebagai pengurus MPK adalah Sebagai berikut:

 

 

“Janji dan tekad Pengurus Mpk”

Dengan senantiasa mengharap ridha dan karunia Allah S.W.T,atas dasar kehormatan kami , kami berjanji:

 

  1. akan menjalankan kewajiban kami selaku pengurus MPK dgn kesungguhan hati dan sebaik-baiknya.
  2. Akan menjalankan ketentuan yang berlaku sesuai pedoman kinerja MPKdgn Penuh Tanggung jawab
  3. Akan menjalankan tugas dan fungsi Mpk sebagai mitra kerja OSIS dan sekolah demi terwujudnya visi dan misi MPK SMP Negeri 2 Parungkuda yang baik.

 

Semoga allah S.W.T meridhai janji kami dgn taufik dan hidayah-Nya

 

 

 

Pasal 23

Pendanaan

  1. Dalam melaksanakan tugasnya, MPK memiliki pendanaan Khusus yang bersumber dari dana          kesiswaan dan sumber lain yang halal dan tidak mengikat.
  2. Pendanaan MPK di kelola secara otonom

 

Pasal 24

Penutup

Demikian aturan ini kami buat dengan harapan dapat dijadikan pedoman bagi kelancaran tugas MPK SMP Negeri 2 Parungkuda. Hal-hal yang belum tercantum akan di tentukan kemudian hari.